Bagikan:

 

JAKARTA - Kebiasaan makan ternyata sangat berpengaruh pada kebiasaan tubuh dalam memproses makanan. Perlu diketahui bahwa terdapat kebiasaan makan yang dapat membuat tubuh alergi terhadap makanan yang sebelumnya aman dikonsumsi.

Salah alergi yang bisa terjadi karena kebiasaan makan adalah alergi terhadap daging. Dikutip dari BBC, pada Selasa, 1 April 2025, disebutkan bahwa orang yang pernah menjadi vegetarian atau vegan akan mengalami perubahan pada saluran pencernaannya.

Para vegetarian dan vegan yang sudah lama tidak konsumsi daging akan mengalami gejala aneh saat mengonsumsi daging kembali. Seperti perut yang kembung, mual, kram perut, hingga beberapa gejala yang menandakan alergi.

Profesor nutrisi Sander Kersten di Cornell University, Amerika Serikat, mengatakan bahwa alergi tersebut terjadi pada dasarnya karena penyesuaian proses pencernaan. Namun, hal ini masih butuh diteliti lebih lanjut ke depannya.

“Butuh beberapa hal yang harus dilakukan untuk melihat efeknya jauh lebih dalam,” kata Sander Kersten.

Sejauh ini, alergi tubuh secara tiba-tiba pada daging hanya dapat dijelaskan dengan sindrom Alpha-gal. Ini berarti sistem imun akan menerima protein hewan yang masuk sebagai sebuah serangan yang dianggap dapat memicu anaphylaxis hingga kematian.

Namun, pada dasarnya peluang tubuh untuk bisa lupa sepenuhnya untuk mencerna daging sangatlah kecil. Daging dinilai sebagai makanan seperti buah-buahan, sayuran, maupun kacang-kacangan yang sama-sama memiliki kandungan serat.

Terdapat mikroba dan enzim dalam saluran pencernaan yang akan tetap mengenali daging sebagai bahan makanan yang harus dicerna. Kondisi alergi terhadap produk hewani yang paling besar terjadi bukan dari daging, melainkan kondisi sensitif terhadap laktosa yang akan kesulitan menerima protein hewan melalui susu dan produk turunan lainnya.