JAKARTA - Ramadan adalah bulan penuh kebahagiaan yang menghadirkan momen kebersamaan, introspeksi, serta kasih sayang di antara keluarga dan sesama.
Kebahagiaan ini semakin terasa ketika bisa merayakan Ramadan dan Lebaran bersama orang-orang tercinta, termasuk para lansia yang membutuhkan perhatian khusus agar tetap merasa dihargai dan nyaman.
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi, menegaskan peran keluarga sangat penting dalam memastikan lansia merasa bahagia dan dihargai selama perayaan Lebaran.
"Keluarga memiliki peran besar dalam menjaga kebahagiaan lansia. Lebaran menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan emosional dan sosial, sehingga mereka tidak merasa kesepian atau terabaikan," ujar Imran dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat, seperti dikutip ANTARA.
Meskipun Lebaran adalah momen yang penuh suka cita, bagi lansia, perayaan ini bisa menghadirkan tantangan tersendiri, baik secara fisik maupun emosional. Rasa lelah, stres, atau kecemasan bisa muncul jika kegiatan Lebaran tidak disesuaikan dengan kondisi mereka.
Untuk itu, Imran mengimbau agar keluarga menyesuaikan aktivitas Lebaran dengan kemampuan fisik lansia. Pastikan mereka memiliki waktu istirahat yang cukup serta menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung kesejahteraan mereka.
BACA JUGA:
Selain itu, penting untuk memantau kondisi kesehatan lansia dengan rutin memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, dan kesehatan fisik lainnya. Perhatian lebih pada aspek kesehatan ini dapat mencegah risiko kesehatan yang dapat muncul akibat kelelahan atau pola makan yang tidak terjaga selama Lebaran.
Imran juga menekankan pentingnya melibatkan lansia dalam berbagai aktivitas keluarga, seperti berbincang tentang pengalaman mereka, mendengarkan cerita berharga, serta menghindari topik yang dapat menimbulkan stres, seperti masalah kesehatan yang memburuk atau konflik keluarga yang belum terselesaikan.
Menurutnya, penghormatan terhadap lansia merupakan bagian dari tradisi Lebaran yang harus dijaga. Sikap penuh perhatian, kata-kata yang baik, serta menciptakan suasana keluarga yang harmonis adalah wujud nyata dari penghormatan tersebut.
"Kebersamaan adalah inti dari Lebaran, yang membuat lansia merasa diterima dan dicintai," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan menciptakan lingkungan yang inklusif dan penuh kasih sangat penting agar lansia dapat menikmati momen Lebaran dengan kebahagiaan.
Keluarga yang penuh perhatian serta menghindari aktivitas yang membebani secara fisik dan emosional dapat membantu mereka merayakan Lebaran dengan sukacita.
Imran juga mengingatkan kesejahteraan lansia bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.